Pertama-tama, apakah itu subdomain? Subdomain adalah nama domain yang bisa Anda tambahkan didepan nama domain utama Anda, misal jika Anda memiliki domain utama domainkamu.com, maka Anda bisa membuat subdomain kamu.domainkamu.com atau saya.domainkamu.com (terserah mau ditambahkan nama apa didepan domain utama tersebut) yang nantinya bisa dijadikan laman website dari bagian domain utama Anda yang terpisah-pisah namun masih menginduk kepada domain utama.

Contoh laman website yang mungkin sering Anda akses melalui subdomainnya adalah mail.yahoo.com (domain utamanya adalah yahoo.com) atau translate.google.com (domain utamanya adalah google.com). Atau dengan memakai www (world wide web) seperti blog.pryspry.com (blog adalah subdomain dan pryspry.com adalah domain utamanya).

Lalu, bagaimana cara membuat subdomain? Jika Anda sudah memiliki domain dan web hosting, maka Anda bisa membuatnya melalui cPanel. Terlebih dahulu Anda harus login ke cPanel Anda kemudian klik kontrol panel Subdomains pada menu Domains seperti berikut:

Baca Juga:  Cara Transfer File Menggunakan FTP – Filezilla

Kemudian jendela baru akan terbuka seperti berikut:

Silahkan isi dengan nama sesuai keinginan Anda pada kolom subdomain, pada contoh di atas kami mengisi dengan subdomain blog, sehingga jika pryspry.com adalah domain utamanya, maka subdomainnya menjadi blog.pryspry.com. Sedangkan kolom Document Root akan terisi otomatis ketika Anda mengisi kolom subdomain. Klik tab Create untuk menyelesaikannya, maka selesai sudah. Sangat mudah bukan?